SUKA MAKMUE – – Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan pelatihan intensif dan bimbingan teknis bagi kelompok pembudidaya ikan air tawar UPR Clarias Fish Farm di Desa Lhok Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari (22-23 Juli 2025) ini fokus pada pembuatan pakan ikan dengan metode Formulasi Biaya Terendah yakni (LCF).
LCF adalah teknik penyusunan formula pakan yang menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kandungan nutrisi.
Metode tersebut juga diperkaya dengan feed suplementpakan seperti asam amino seperti asam amino esensial dan enzim pencernaan.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Meningkatkan efisiensi budidaya dan hasil produksi ikan hingga 15 persen dibandingkan metode konvensional.Membantu pembudidaya memahami prinsip formulasi pakan hemat biaya dengan memanfaatkan bahan baku lokal.
Mendorong kemandirian dan keinginan budidaya melalui pelatihan terstruktur.
Ketua tim pelaksana, Khairul Samuki SPi MSi, menjelaskan bahwa peserta dilatih memilih jenis dan dosis feed suplemen yang sesuai untuk ikan lele, nila, dan mas.
Mereka juga mempelajari teknik pencetakan, penanganan, serta pengayaan bahan pakan secara tepat guna.
Program ini merupakan bagian dari hilirisasi penelitian UTU yang disinergikan dengan program nasional Diktisaintek Berdampak.
Inisiatif tersebut mengusung model transformasi desa berbasis kampus, dengan mahasiswa sebagai motor perubahan dan penelitian sebagai landasan pembangunan.
“Harapannya, UPR Clarias Fish Farm dapat memproduksi pakan sendiri secara ekonomis, serta meningkatkan daya saing produk mereka di pasar lokal dan regional,” ujar Khairul.
UTU berencana melanjutkan program ini dengan pelatihan produk makanan ikan dan digitalisasi pemasaran untuk memperluas jangkauan usaha.
Sekilas Tentang Desa Lhok Seumot
Gampong atau Desa Lhok Seumot di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, memiliki karakter yang menarik, baik dari sisi geografis, ekonomi, maupun potensi wisatanya.