Nagan Raya – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya saat ini baru mencapai sekitar 30 persen.
Meski begitu, proses pengerjaan terus dikebut agar seluruh unit huntara dapat diselesaikan sebelum bulan suci Ramadhan.Huntara tersebut dibangun sebagai solusi darurat untuk menampung masyarakat yang rumahnya rusak akibat terjangan banjir bandang beberapa waktu lalu.
Pemerintah bersama pihak terkait terus berupaya mempercepat pembangunan agar para korban segera mendapatkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.Sejumlah pekerja terlihat terus melakukan aktivitas pembangunan di lokasi, mulai dari pemasangan rangka bangunan, dinding, hingga atap.
Material bangunan juga terus didatangkan secara bertahap guna mendukung kelancaran proses konstruksi.Pihak pelaksana menyebutkan bahwa kendala cuaca serta kondisi lokasi sempat memengaruhi kecepatan pekerjaan.
Namun, dengan dukungan berbagai pihak, pembangunan kini difokuskan agar target penyelesaian sebelum Ramadhan dapat tercapai.Masyarakat korban banjir bandang sangat berharap huntara tersebut segera selesai, sehingga mereka tidak lagi tinggal di tempat penampungan darurat maupun rumah kerabat.
Kehadiran huntara diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memulihkan semangat warga untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar serta mendukung proses pembangunan, demi percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Nagan Raya.