Nagan Raya – Sejumlah pemuda di Kabupaten Nagan Raya menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah apabila dilakukan pencabutan izin operasional PT KIM yang dinilai menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kondisi sosial dan keberlanjutan lingkungan di daerah. Para pemuda menilai, setiap investasi yang beroperasi di Nagan Raya harus berjalan sesuai aturan, menghormati hak masyarakat, serta menjaga kelestarian alam.
“Pemuda tidak anti investasi, tapi kami ingin perusahaan yang beroperasi benar-benar taat aturan, transparan, dan tidak merugikan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan pemuda dalam pernyataannya.Mereka juga mendorong pemerintah daerah maupun pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin dan aktivitas perusahaan yang menuai sorotan publik.
Jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku, para pemuda mendukung langkah tegas sesuai hukum dan regulasi.Selain itu, pemuda Nagan Raya berharap ke depan pembangunan daerah tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal, membuka lapangan kerja yang adil, serta tidak menimbulkan konflik sosial.
“Pemerintah harus berdiri bersama rakyat. Suara masyarakat, termasuk pemuda, perlu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan menyangkut sumber daya daerah,” tambahnya.Pernyataan sikap ini disebut sebagai bentuk partisipasi pemuda dalam mengawal pembangunan Nagan Raya agar berjalan adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.